Harapan secara umum untuk pemimpin yang telah terpilih adalah seorang pemimpin yang tegas,pro rakyat, jujur, bebas dari KKN, transparan,terlebih lagi mampu menyelesaikan masalah-masalah yang ada di bangsa ini, sebagaimana yang kita ketahui masalah bangsa kita merupakah masalah yang kompleks .
Selasa, 18 November 2014
Harapan Untuk Jokowi
Harapan secara umum untuk pemimpin yang telah terpilih adalah seorang pemimpin yang tegas,pro rakyat, jujur, bebas dari KKN, transparan,terlebih lagi mampu menyelesaikan masalah-masalah yang ada di bangsa ini, sebagaimana yang kita ketahui masalah bangsa kita merupakah masalah yang kompleks .
Minggu, 02 November 2014
Tugas IMK (Menganalisa Sebuah Website)
Prinsip-prinsip yang harus diperhatikan dalam pembuatan sebuah web adalah :
- Metaphor (Metafora)
- Clarity (Kejelasan)
- Consistency (Ketetapan)
Senin, 20 Oktober 2014
ISO 3166
International Organization for Standardization ( ISO) adalah badan
penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil
dari badan standardisasi nasional
setiap negara. Pada awalnya, singkatan dari nama lembaga tersebut adalah IOS,
bukan ISO. Tetapi sekarang lebih sering memakai singkatan ISO, karena
dalam bahasa Yunani isos berarti
sama (equal). Penggunaan ini dapat dilihat pada kata isometrik atau isonomi.
Didirikan pada 23 Februari 1947, ISO
menetapkan standar-standar industrial dan komersial dunia. ISO, yang merupakan
lembaga nirlaba internasional, pada awalnya dibentuk untuk membuat dan
memperkenalkan standardisasi internasional untuk apa saja. Standar yang sudah
kita kenal antara lain standar jenis film fotografi, ukuran kartu telepon,
kartu ATM Bank, ukuran dan
ketebalan kertas dan lainnya. Dalam menetapkan suatu standar tersebut mereka
mengundang wakil anggotanya dari 130 negara untuk duduk dalam Komite Teknis
(TC), Sub Komite (SC) dan Kelompok Kerja (WG)
Sabtu, 11 Oktober 2014
Sejarah Perkembangan Musik Indie
Sebelum lebih jauh ngebahas soal perkembangan musik indie tanah air, ada baiknya kalau kita flash back sedikit soal perkembangan musik indie secara menyeluruh karena dari sana jugalah cikal bakal musik indie tanah air lahir.
Pergerakan indie sebenarnya bukan sesuatu yang baru, mereka dimulai pada era punk tahun 70-an. Pada era itu sistem seolah dijungkirbalikan (do it yourself) termasuk dalam cara merilis rekaman. Momen-momen itulah cikal bakal dari musik indie yang kita kenal sekarang. Ledakan punk ini menyebar di seluruh dunia sampai muncul istilah-istilah seperti new wave dan post-punk saat ini. Tapi memang, di Indonesia sendiri etos dan juga band-band punk ini tidak sampai, hanya gaya fashionnya saja yang diambil.
Rokok Elektronik, Cara Paling Salah untuk Berhenti Merokok
Jakarta -
Berhenti merokok setelah sekian lama menjadi bagian hidup memang bukan
perkara yang mudah. Sebagai alternatif, banyak yang kemudian memilih
mengonsumsi rokok elektronik karena dianggap lebih aman untuk kesehatan.
Dede Kurniawan (35), misalnya, salah satu karyawan bank swasta di Jakarta ini mengaku sudah setahun memilih rokok elektronik lantaran sebelumnya gagal menghentikan kebiasaan merokok. Cara ini dilakukan karena ia tidak ingin bernasib seperti ayahnya yang menderita penyakit jantung koroner di usia 60 tahun akibat zat-zat berbahaya di dalam rokok.
Dede Kurniawan (35), misalnya, salah satu karyawan bank swasta di Jakarta ini mengaku sudah setahun memilih rokok elektronik lantaran sebelumnya gagal menghentikan kebiasaan merokok. Cara ini dilakukan karena ia tidak ingin bernasib seperti ayahnya yang menderita penyakit jantung koroner di usia 60 tahun akibat zat-zat berbahaya di dalam rokok.
Dampak Perkembangan TI bagi Budaya Secara Luas
Apa itu TI ?
Teknologi Informasi adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).
Dampak TI bagi Bidang Budaya
Budaya atau kebudayaan adalah kerangka acuan bagi perilaku masyarakat pendukungnya yang berupa nilai-nilai (kebenaran, keindahan, keadilan, kemanusiaan, dll) yang berpengaruh sebagai kerangka untuk membentuk pandangan hidup manusia yang relatif menetap dan dapat dilihat dari warga budaya itu untuk menentukan sikapnya terhadap berbagai gejala dan peristiwa kehidupan.
Budaya dapat berwujud tiga hal, yaitu idea tau gagasan, tingkah laku atau tindakan dan benda atau barang yang dihasilkan oleh manusia. Jadi budaya mempunyai pengertian yang luas.
Seperti telah diuraikan di atas, teknologi dan industri mempunyai dampak positif dan negatif. Karena itu hendaknya teknologi secara efektif mampu memerangi kemiskinan, keterbelakangan dan menjamin kemajuan bagi bangsa manusia. Manusia juga perlu sadar bahwa orang menciptakan sesuatu bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk kesejahteraan umat.
Jadi, bagaimana IPTEK mempengaruhi masyarakat dalam kebudayaan, itu semua tergantung pada diri masyarakatnya sendiri. Masyarakat harus selektif dan dapat bersifat kritis terhadap perkembangan IPTEK yang semakin pesat. Hendaknya kita menggunakan teknologi tersebut seperlu dan sepentingnya kita saja, jangan karena teknologi, semua menjadi terlupakan, baik itu waktu, kewajiban beribadah, sosialisasi di masyarakat sekitar, dll.
Dampak Positif
- Semakin berkembangnya daya pikir individu dalam suatu bidang, baik dari segi ekonomi, politik, pendidikan, dan lain sebagainya.
- Kemampuan individu dalam mencari dan mengumpulkan data untuk bahan diskusi dapat mereka dapatkan dengan cepat dan akurat melalui media berbasis teknologi.
- Penyalahgunaan media teknologi sebagai sarana pencarian yang tidak ada hubungannya dengan ilmu pengetahuan. Haltersebut dapat membentuk kebudayaan yang rendah akan moral dan sumber daya manusia yang bobrok dan tak berkualitas sedikitpun.
sumber :
wikipedia.org
http://sendyrahmawatiafdillah.blogspot.com/2013/04/dampak-kemajuan-iptek-bagi-kehidupan.html
Dampak Globalisasi
Apa itu Globalisasi ?
Globalisasi adalah suatu proses tatanan
sosial yang mendunia dan tidak berbatas atau tak mengenal batas wilayah.
Globalisasi adalah suatu proses dari gagasan yang sengaja dicari dan
dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang
akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman
bersama bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia. (Menurut Edison A. Jamli dkk.Kewarganegaraan.2005)
Masyarakat Indonesia, dalam era globalisasi
ini tidak dapat menghindar dari arus derasnya kompleksitas perubahan
(Inovasi) sebagai akibat canggihnya teknologi informasi, telekomunikasi ,
tatanan ekonomi dunia yang mengarah pada pasar bebas,serta tingkat
efisiensi dan kompetitif yang tinggi di berbagai bidang kehidupan. Suka/
tidak suka, mau/tidak bangsa Indonesia harus mengikutinya jika tidak
akan ketinggalan dan mungkin disebut Negara “primitif”
Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme
- Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat
- Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
- Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.
- Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang.
- Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.) membanjiri di Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.
- Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
- Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.
sumber : http://3rik97.wordpress.com
Langganan:
Postingan (Atom)